WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
Hi, ada yang bisa dibantu?
Amazon Logo

Ini Pesan CEO Amazon Soal Prinsip Kepada Para Startup

Pesan penting dari CEO Amazon

Ketika banyak orang ditanya siapa pengusaha teknologi tersukses dibumi ini? pasti jawabannya tak jauh dari Bill Gates, Mark Zuckerberg, ataupun Steve Jobs. Namun tak banyak orang yang menyebut Jeff Besoz, yaitu founder dan CEO dari situs belanja online pertama didunia Amazon.com.

Padahal ia layak mendapatkan gelar yang prestisius dalam kemajuan dunia teknologi saat ini, terutama bidang E-commerce.

Bagi Bezos prinsip adalah nomor satu, tidak ada yang mengalahkan prinsip kecuali diri kita sendiri. Ia berpesan kepada startups dua hal, yaitu

#1. Keras Kepala

Dalam istilah Bezos keras kepala soal prinsip itu mutlak diperlukan, dia mengatakan ” we are stubborn on vision, but we are flexible on details” bahwa semua perusahaan harus mengacu kepada prinsip atau visi awal, jangan lengah dan goyah ketika keadaan yang tidak menentu. “if you are not stubborn, you will give up on experiments too soon” .

Baca juga : 6 Tips penting saat membeli bisnis waralaba

Intinya adalah mengetahui kapan kita harus keras kepala, karena itu segala-galanya. Dan yang paling penting, keras kepala disini bukan dalam arti negatif.

#2. Fleksibel dan tidak kaku

Selain keras kepala, dalam membangun usaha juga harus fleksibel, namun fleksibel disini tidak pada prinsip atau visi, melainkan pada taktik atau praktik dilapangan.

Ketika sebuah perusahaan memiliki prinsip yang kuat, hendaknya harus menggunakan berbagai macam cara untuk mencapai target tersebut. Sehingga mutlak dibutuhkan seorang leader yang mampu mengontrol cara tersebut . Bukan seorang pemimpin yang strik atau kaku.

Terkadang ketika kita membangun sebuah startups, founder terlalu fleksibel dan goyah dengan keadaan yang tak menentu, sehingga lupa dengan prinsip awal atau misi perusahaan.

Disisi lain, perusahaan juga harus keras kepala untuk tidak menyerah, untuk fokus, dan komitmen. Ketika peruasahaan mengalami kelesuan, yang salah bukan soal prinisip, tetapi cara mencapai prinsip tersebut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *